Tampilkan postingan dengan label Wacana Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wacana Geografi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Februari 2011

Teknologi Versus Lingkungan Hidup

Teknologi dan industri merupakan kegiatan manusia yang tidak lepas dari kehidupan manusia namun perkembangan teknologi dan industri berdampak pada kerusakan lingkungan ,dan disini kami akan membahasnya .

Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa Latin ”texere” yang berarti menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan. Suatu teknologi biasanya mempunyai dua aspek yaitu aspek hardware (terdiri dari material atau objek fisik) dan aspek software (

Jacques Ellul (1967) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia. Gary J. Anglin (1991) mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem, untuk memecahkan masalah (Yusufhadi Miarso, 2004

. Industri adalah suatu usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Usaha perakitan atau assembling dan juga reparasi adalah bagian dari industri. Hasil industri tidak hanya berupa barang, tetapi juga dalam bentuk jasa.

  1. Menurut riska “teknologi dan industri harus di kurangi karena berdampak serius pada lingkungan kehidupan manusia terutama lingkungannya, meskipun memang benar industri memenuhi kebutuhan manusia tetapi setidaknya jangan terlalu bergantung pada industri dan teknologi”.
  2. Menurut lia “memang teknologi dan industri menyebabkan pencemaran di lingkungan hidup manusia, tapi setidaknya dengan adanya teknologi dan industri saat ini sangat di butuhkan manusia apalagi sekarang jaman modern kebutuhan manusia tergantung pada perkembangan teknologi jadi walaupun teknologi dan industri merusak lingkungan hidup manusia dengan adanya teknologi yang canggih pencemaran pun dapat di atasi “
  3. Menurut siti “mungkin dengan adanya industri dan teknologi kehidupan masyarakat dalam lingkungan hidupnya akan tercemar oleh pembuangan limbah industri. Tapi masyarakat membutuhkan industri atau teknologi di lingkungan hidupnya karena faktor industri dapat memberikan kemajuan dan dapat menghasilkan suatu yang bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan hidup.”
  4. Menurut ristiani ”sepertinya teknologi dan industri tidak perlu di kurangi, namun harus seimbang karena di sisi lain teknologi dan industri merupakan suatu yang tidak dapat dipisahkan karena berdirinya suatu indusri pastinya akan membutuhkan teknologi yang maju sehingga mempermudah dalam pengerjaan membuat hasil produk industri tersebut ,namun memang terdapat dampak negatif yaitu adanya pencemaran lingkungan namun di masalah inilah pihak industri harus bertanggung jawab yaitu dengan menggunakan teknologi yang ada se maksimal mungkin sehinga dapat mendaur ulang limbah dan adanya filtrasi untuk menyaring polusi yang dapat mencemarkan lingkungan
  5. Menurut riska “jika teknologi dan industri dalam negeri menurun kualitasnya apa yang dapat kita lakukan ? padahal kan kita hidup bergantung pada teknologi dan industri? . sepertinya penggunaan teknologi dan industri pelu di batasi jika perlu meski ada pengawasan lingkungan karena berdampak langsung pada kehidupan manusia “
  6. Menurut siti & lia “tapi kan industri dan teknologi penting dalam kehidupan sehari hari ,tidak mungkin untuk dibatasi mengingat kebutuhan manusia semakin meningkat dalam pemenuhan kebutuhan”.
  7. Menurut ristiani “jadi pemecahan masalah ini adalah , perkembangan industri dan teknologi harus saling mendukung karna setiap berkembangnya industri maka pencemaran semakin berkembang pula maka teknologi berperan aktif untuk mengatasi pencemaran lingkungan hidup.

Kesimpulan dan saran:

Jadi teknologi/industri dan lingkungan hidup harus saling mendukung dan saling ketergantungan karena di sisi lain perkembangan industri mendukung kesejahteraan masyarakat namun harus diimbangi dengan teknologi yang mengatasi pencemaran dari kegiatan industri.

Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan menambah wawasan . kami menyadari betapa kurangnya pemenuhan pembahasan ini untuk itu kami meminta kritik dan saran pada pembaca atau bapak ibu guru yang memeriksa tugas ini.


Ini pokok pikiran dari Kelompok : lia nurhani, riska ,ristiani .siti k,

Bagaimana komentar kalian ?

Mall Berarsitektur Alami ?

Kekhawatiran para penduduk terhadap pembangunan pusat-pusat pembelanjaan. salah satunya adalah berkurangnya lahan kosong untuk kepentingan sosial, dan persaingan antara pendapatan pasar swalayan dengan pasar tradisional.
" kalau dibandingkan dengan pasar tradisional, kualitas barang di swalayan lebih berkualitas."

"iya, terus juga kalu masalah lahan kosong untuk kepentingan sosial contohnya seperti apa ?"

"yaaa, misalnya buat tempat bermain anak anak"

"kalau itu sih kan di mall juga banyak fasilitas permainan anak anak "

"iya ada, tapi biayanya mahal, orang-orang kalangan bawah mana mungkin bisa merasakan itu ? sedangkan anak-anak kalangan bawah juga ingin menghilangkan rasa jenuhnya dengan sekedar bermain meskipun hanya di lahan kosong. udah luas, gratis lagi."

"apa lingkungan itu hanya bisa di miliki oleh orang orang kalangan atas aja ?"
tentu tidak bukan ??

orang kaya pun menginginkan hidup sehat kan? bagaimana mau sehat kalau lingkungannya saja sudah dipadati mall mall?
selain itu dengan banyaknya mall tidak ada lagi peresapan air ataupun penyarinagn udara. bahkan paru-paru dunia pun telah menghilang.
pantas saja banjir dimana-mana?
banjir merupakan salah satu akibat dari pembangunan pusat - pusat pembelanjaan, yang rata - rata di sekitar mall tidak ad tanah untuk perepan air, yang akibatnya ketika hujan air menggenang karna di sekelilingnya tertutup aspal.

"nah, bagai mana cara mengatasinya agar mall tetap ada tetapi tidak merusak linkungan."
"kalau menurut saya kenepa tidak membuat mall yang berarsitektur alami. bisa lebih unik kan?
bahkan bisa menarik perhatian pengunjung."
bagus juga idenya.
iya yah kenapa tidak membuat mall yang arsistekturnya alami.
mall yang biasanya berarsitektur glamour,megah,modern kini di sulap menjadi mall yang berarsitektur kebudayaan.

Kita bisa ubah sekeliling mall denagan tumbuh tumbuhan dan halamannya memekai rumput jepang, sehingga mampu untuk menyerap air.

inilah pokok pikiran yang disampaikan Gina, Yeni, Veni dan Irna.

bagaimana tanggapan kalian ? Oke sumbang saran Yaaaa?

Rabu, 26 Januari 2011

Sampah : Gimana Ya ?

pada hari senin, kami belajar geografi. kami di bagi dalam kelompok, kebetulan kami termasuk kelompok 7. di kelompok 7 kami membahas tentang sampah. Elva mengatakan "sampah adalah material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya proses dan sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah yang ada hanyalah produk produk yang tidak bergerak". dari definisi diatas, kita telah banyak mengetahui banyak sampah yang berserakan dimana-mana dan menimbulkan masalah-masalah bagi lingkungan kita. rosiana mengatakan "ada beberapa masalah yang ditimbulkan oleh sampah yaitu sampah yang menumpuk dapat mengakibatkan banjir. alhasil, banyak orang-orang yang terkena penyakit karena banjir tersebut." tapi ani anjani mengatakan "banjir bukan hanya disebabkan karena naiknya air laut." rosiana pun menyanggah "tapi kenyatannnya memang benar, banyak sampah dimana-mana dan hanya merusak lingkungan saja. bahkan sekarang di Bandung pun banyak gundukan-gundukan sampah yang menyebabkan bau yang tidak sedap untuk lingkungan sekitar." ternyata dari sampah itu dapat menimbulkan dampak-dampak buruk, selain banjir sampah juga dapat menimbulkan pencemaran udara contohnya bau yang tidak sedap. hal ini disebabkan karena ulah tangan manusia yang tidak bertangung jawab. disini dsty pun mengatakan "sampah itu tidak akan menyebabkan banjir dan bau yang tidak sedap, asalkan kita pandai-pandai memilih dan memilah sampah, seperti kita memisahkan sampah oraganik dan non organik, sampah yang seperti botol dan bahan-bahan organik lainnya, dapat kita buat untuk kerajinan tangan." sebenarnya sampah itu sendiri bisa menjadi barang yang bermanfaat dan bisa menjadi barang yang merugikan. banyak manusia yang tidak bertanggung jawab membuang sampah dimana saja. contohnya seperti kita selsai makan, sampahnya itu bukan dibuang de tempat sampah, melainkan dibuang dimana saja. disini juga selain membutuhkan kesadaran manusia sendiri, pemerintah pun ikut berperan dalam menaggulangi sampah elva mengatakan "bahwa pemerintah pun harus turun tangan untuk menanggulangi sampah bukan hanya masyarakat saja yang turun tangan." dan rosiana pun mengatakan "pemerintah tidak hanya tinggal diam untuk menyikapi sampah tersebut, ada sedikit yang mengajak untuk membersihkan sampah dan pemerintah pun telah menegaskan 'janganlah membuang sampah sembarangan dan kita harus menjaga kelestarian lingkungan sekitar." lalu ani anjan berkata "tapi walaupun ada pemerintah yang menegaskan jangan buang sampah sembarang, lalu kenapa masih banyak orang-orang yang membuang sampah sembarangan?" dan desty pun menjawab pertanyaan dari ani tersebut "seperti yang dikatakan tadi, selain pemerintah masyarakat sendiri harus mempunyai kesadaran akan membuang sampah jangan asal buang saja karena kesadaran manusia lah yang berperan penting dalam hal ini banyak orang-orang yang sadar akan lingkungan, membuang sampah itu dipisahkan. dan sampah seperti barang kering contohnya botol, bisa kita buat untuk kerajinan tangan. dan hasilnya dapat kita jual. banyak pengrajin dari sampah organik yang hasil kerajinannya pun dijual ke mancanegara." setelah penjelasan itu, ani dan elva sekarang mengerti bukan hanya pemerintah saja yang harus turun tangan tapi sikap kesadaran manusia pun sangat perlu untuk menanggulangi sampah tersebut. karena keduanya sangat berperan penting dalam hal ini maka kesimpulannya sampah adalah konsep buatan manusia yang merupakan produk manusia sampah juga dapat menimbulkan penyakit dan bau yang tidak sedap dan mengganggu lingkungan sekitar. oleh karena itu kita sebagai masyarakat harus mempunyai kesadaran agar tidak membuang sampah sembarangan. kita harus memisahkan sampah organik dan nonorganik, dan jika ada smpah-sampah organik ita bisa menjadikannya sebuah kerajinan sedangkan sampah-sampah seperti sayuran, buah-buahan busuk, bisa kita berikan pada binatang ternak. dan janganlah membunag sampah sembarangan, sehingga lingkungan kita pun akan terjaga dari sampah